Iklan

terkini

Tak Sekadar Lomba, Warga Grand Permata Isi HUT RI dengan Aksi Peduli Lingkungan

30/08/2026, 13:41 WIB Last Updated 2026-08-30T07:51:04Z
Warga Grand Permata Palumbonsari saat memeriahkan HUT ke-81 RI dengan memancing di Sungai Cilamaran Kecamatan Karawang Timur, Sabtu 15 Agustus 2026.(foto: ist)


KARAWANG - Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di RT 04 Perum Grand Permata, Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur, berlangsung meriah sekaligus sarat makna.


Sejak 1 Agustus 2026, warga yang tergabung dalam wadah pemuda Muda Tama Grand Permata menggelar berbagai kegiatan, mulai dari perlombaan, aksi bersih-bersih Sungai Cilamaran, doa bersama, hingga nonton film perjuangan.


Berbagai perlombaan dan hiburan digelar rutin setiap Sabtu dan Minggu. Warga dari berbagai kalangan usia pun antusias mengikuti setiap kegiatan sehingga suasana lingkungan RT 04 semakin semarak setiap akhir pekan.


Namun, rangkaian perayaan kemerdekaan tersebut tidak sekadar menghadirkan hiburan. Kegiatan juga menjadi momentum bagi warga untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menyampaikan aspirasi agar kondisi fasilitas umum di sekitar permukiman mendapat perhatian lebih.


Salah satunya melalui kegiatan di Sungai Cilamaran pada Sabtu 15 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, panitia menggelar lomba memancing mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.


Sebanyak sekitar 81 kilogram ikan lele ditebar ke sungai. Tak ayal, tepian Sungai Cilamaran pun dipadati warga dari berbagai usia yang ikut memeriahkan lomba.


Menariknya, setelah lomba memancing selesai, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih. Warga bersama-sama memungut sampah yang berada di sekitar lokasi dan menyingkirkannya dari area sungai.


Aksi tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Kendati demikian, warga menilai persoalan kebersihan dan penataan Sungai Cilamaran tidak cukup hanya ditangani melalui kegiatan swadaya.


Diperlukan perhatian dan penanganan secara berkelanjutan, termasuk dukungan pemerintah daerah untuk menjaga kondisi sungai serta meningkatkan fasilitas lingkungan yang dimanfaatkan masyarakat.


Pembina Panitia, Muslih Adnan, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kepedulian yang lebih luas terhadap lingkungan.


“Kami ingin kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Fasilitas lingkungan juga perlu diperhatikan. Kami akan terus mendorong Muda Tama agar kepedulian terhadap lingkungan ini bisa dilanjutkan dan dikembangkan,” ujarnya, Minggu 30 Agustus 2026.


Menurut Muslih, warga telah menunjukkan kemauan untuk terlibat langsung menjaga lingkungan. Karena itu, dukungan pemerintah daerah dinilai penting agar gerakan masyarakat tersebut dapat berjalan lebih optimal.


“Kalau warga sudah bergerak dan mau menjaga lingkungannya, tentu akan lebih baik kalau mendapat dukungan pemerintah daerah. Sungai Cilamaran dan fasilitas lingkungan di sekitar warga perlu mendapat perhatian,” katanya.


Ia juga mendorong generasi muda yang tergabung dalam Muda Tama agar tetap aktif menjalankan kegiatan sosial dan lingkungan meski rangkaian HUT RI telah berakhir.


“Pemuda memiliki posisi strategis untuk menjadi penggerak kegiatan sosial dan lingkungan di wilayah ini,” tambahnya.


Sementara itu, Ketua RT 04 Grand Permata, Nanang Nasihin, mengatakan keterlibatan generasi muda memang sengaja diperkuat dalam pelaksanaan perayaan HUT RI tahun ini.


“Rangkaian acara Semarak Kemerdekaan ke-81 ini kami serahkan kepada kaum muda agar mereka belajar berorganisasi, membangun kebersamaan, sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.


Memasuki malam 17 Agustus, suasana perayaan berubah menjadi lebih khidmat. Seluruh warga RT 04 berkumpul mengikuti doa bersama untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.


Usai doa bersama, warga kemudian mengikuti nonton film perjuangan. Kegiatan tersebut diikuti warga dari berbagai usia dan menjadi sarana untuk kembali menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah suasana perayaan kemerdekaan.


Ketua Panitia, M. Ahda Lukman Aldzikran, mengatakan kekompakan warga menjadi salah satu tujuan utama dari seluruh rangkaian kegiatan.


“Kami ingin Kemerdekaan tidak hanya meriah. Harus ada manfaat yang ditinggalkan. Warganya guyub, lingkungannya bersih dan alamnya tetap lestari,” tuturnya.


Rangkaian kegiatan yang dimulai sejak 1 Agustus 2026 tersebut akhirnya mencapai puncaknya pada 29 Agustus 2026.


Seluruh warga berkumpul di Lapangan Voli RT 04 Grand Permata dalam malam puncak perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Acara diisi hiburan organ dangdut Mawar Iputih Grup pimpinan ATEU Entertainment Acong Grup Plawad, sekaligus pembagian hadiah bagi para pemenang perlombaan.


Bagi Muda Tama, peringatan HUT RI ke-81 bukan sekadar agenda tahunan untuk mencari hiburan. Lebih dari itu, kegiatan menjadi ruang untuk mempererat hubungan antar warga, memberikan ruang bagi generasi muda untuk berorganisasi, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.


Aksi membersihkan Sungai Cilamaran menjadi salah satu penanda bahwa semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat.


Namun, warga berharap semangat tersebut tidak berhenti pada kegiatan swadaya. Gotong royong masyarakat diharapkan menjadi langkah awal, sementara dukungan pemerintah daerah menjadi penguat agar Sungai Cilamaran dan fasilitas lingkungan di sekitarnya memperoleh perhatian serta penanganan yang berkelanjutan.(da).


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tak Sekadar Lomba, Warga Grand Permata Isi HUT RI dengan Aksi Peduli Lingkungan

Terkini

Topik Populer

Iklan