KARAWANG - Dadang Mustopa Holil (DMH Boghem) menyatakan kesiapannya untuk mengabdikan diri sebagai calon Kepala Desa Cintaasih, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, untuk periode 2026-2034.
Mengusung semangat 'Mewujudkan Desa Cintaasih yang Mandiri, Sejahtera, Aman, Berwawasan Lingkungan, Religius dan Berbasis Gotong Royong', Dadang membawa gagasan pembangunan yang menempatkan masyarakat sebagai bagian utama dalam menentukan arah kemajuan desa.
Menurut Dadang, Desa Cintaasih memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari sumber daya manusia, sektor pertanian, ekonomi masyarakat, lingkungan hingga berbagai potensi lokal lainnya.
Potensi tersebut, kata dia, perlu dikelola secara bersama-sama agar mampu memberikan manfaat nyata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Cintaasih bukan hanya membutuhkan pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan manusia, penguatan ekonomi masyarakat, kepedulian terhadap lingkungan dan pemerintahan desa yang dekat dengan warganya. Semua itu harus dibangun melalui kebersamaan dan gotong royong,” ujar Dadang.
Ia menilai, kemandirian desa harus dibangun dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki masyarakat. Karena itu, pemerintahan desa ke depan diharapkan mampu membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku UMKM, petani, pemuda, pelaku usaha serta berbagai kelompok masyarakat untuk berkembang.
Menurutnya, pembangunan desa tidak seharusnya hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, pembangunan harus mampu menciptakan peluang ekonomi, mendorong pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan kualitas kehidupan warga.
Di bidang lingkungan, Dadang juga berkomitmen menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari budaya masyarakat Cintaasih. Desa yang maju, menurutnya, harus tetap mampu menjaga kelestarian alam dan lingkungan sebagai aset penting bagi generasi mendatang.
Selain pembangunan ekonomi dan lingkungan, nilai-nilai religius serta semangat gotong royong juga menjadi bagian penting dari visi yang diusung Dadang.
Ia berpandangan, kekuatan utama sebuah desa sesungguhnya berada di tangan masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi antara pemerintah desa dan warga harus dibangun secara terbuka, sehingga setiap persoalan maupun kebutuhan masyarakat dapat dibicarakan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.
"Saya tidak ingin berjalan sendiri. Jika masyarakat memberikan amanah, maka pemerintahan desa harus berjalan bersama masyarakat. Kritik, masukan dan gagasan warga harus menjadi bagian dari proses membangun Cintaasih,” tegasnya.
Menghadapi Pemilihan Kepala Desa Cintaasih periode 2026–2034, Dadang Mustopa Holil memohon doa, dukungan dan kepercayaan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita membangun Cintaasih menjadi desa yang lebih mandiri, sejahtera, aman, religius, peduli terhadap lingkungan serta kuat dalam semangat gotong royong.
"Mari kita bangun Cintaasih bersama. Bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan anak-anak dan generasi berikutnya. Dengan kebersamaan, gotong royong dan niat yang baik, saya percaya Cintaasih dapat menjadi desa yang lebih maju dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” pungkas Dadang.
