![]() |
| Prosesi secara simbolis penyerahan musola di Taneuhbereum Desa Tegalsawah Kecamatan Karawang Timur, Jumat 22 Mei 2026.(foto: ist) |
KARAWANG - Keprihatinan terhadap minimnya fasilitas ibadah di lingkungan padat penduduk menggugah hati H. Saharuddin Siregar untuk membangun sebuah mushola bagi warga Taneuhbereum RT 01/03, Desa Tegalsawah, Kecamatan Karawang Timur, Karawang.
Musola yang diberi nama Al-Muzdalifah tersebut resmi diserahkan dan diwakafkan kepada masyarakat setempat pada Sabtu, 23 Mei 2026.
H. Saharuddin Siregar mengungkapkan, niat membangun mushola muncul setelah dirinya menyaksikan langsung kondisi warga yang kesulitan mendapatkan tempat ibadah yang dekat.
Bahkan kata Saharuddin, beberapa bulan lalu, ada warga yang meninggal dunia dan harus disalatkan di rumah karena jauhnya mushola maupun masjid dari lingkungan tersebut.
“Saya memang baru tinggal di sini, namun hati kami sekeluarga terketuk melihat situasi saat itu,” ujar H. Saharuddin Siregar.
Dengan membeli sebidang tanah, H. Saharuddin kemudian membangun mushola yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan ibadah dan keagamaan.
Prosesi penyerahan Musola Al-Muzdalifah dilakukan melalui perwakilan keluarga, yakni Mardiman Ujung, Ustadz Suaib Siregar, Raja Siregar, serta anggota keluarga lainnya. Mushola diterima langsung oleh Ketua RT, tokoh masyarakat, ulama, majelis ta’lim, dan ratusan warga yang hadir.
“Alhamdulillah mushola ini sudah selesai dibangun dan hari ini kami serahkan sepenuhnya kepada masyarakat untuk dikelola, dijaga, dan dimakmurkan dengan kegiatan ibadah,” kata Mardiman Ujung.
Ia menegaskan, setelah diwakafkan, pihak keluarga tidak lagi memiliki hak maupun kewenangan atas mushola tersebut karena sepenuhnya telah menjadi milik masyarakat.
“Setelah diserahkan, mushola ini sepenuhnya menjadi milik warga setempat,” tetangnya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari membludaknya warga yang hadir dalam acara penyerahan wakaf mushola tersebut.
Ketua RT 01/03 menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian keluarga H. Saharuddin Siregar kepada lingkungan mereka.
Hal serupa juga disampaikan Ketua Majelis Ta’lim ibu-ibu setempat, Uum, yang mengaku terharu atas hadirnya mushola baru di lingkungan mereka. Ia pun berjanji akan ikut memakmurkan musola Al-Muzdalifah dengan kegiatan pengajian rutin mingguan.
Prosesi penyerahan mushola ditutup dengan pengajian bersama dan doa bersama yang berlangsung penuh khidmat.(MU)


.jpeg)
