![]() |
| Perwakilan APDESI saat diterima oleh manajemen PT Pertiwi Lestari, Senin 6 April 2026.(foto: zen) |
KARAWANG - Insiden pemukulan terhadap aparatur Desa Wanasari, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, yang diduga dilakukan oleh oknum petugas sekuriti PT Pertiwi Lestari di kawasan industrial estate, memicu reaksi keras dari pemerintah desa setempat.
Kepala Desa Wanajaya, Emin Syaepudin, angkat bicara dalam pertemuan dengan pihak perusahaan yang digelar pada Senin (6/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya menjaga hubungan yang kondusif antara perusahaan dan pemerintah desa.
“Kami meminta PT Pertiwi Lestari menjaga kondusivitas dengan pemerintah desa. Tidak boleh ada lagi intimidasi maupun tindakan kekerasan terhadap aparatur desa,” tegas Emin.
Selain itu, Emin juga menyoroti persoalan ketenagakerjaan di perusahaan tersebut. Ia meminta pihak PT Pertiwi Lestari melakukan pendataan ulang serta evaluasi tenaga kerja, karena dinilai belum melibatkan putra daerah secara optimal.
“Perlu ada evaluasi. Tenaga kerja yang direkrut harus melibatkan masyarakat lokal,” ujarnya.
Emin berharap insiden kekerasan ini tidak berhenti begitu saja. Ia mendesak agar oknum pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku serta diberikan sanksi tegas oleh perusahaan.
“Kami berharap pelaku diproses secara hukum dan dikeluarkan dari perusahaan,” pungkasnya.(zen)

