Iklan

terkini

Geram Kasus Dugaan Korupsi Mandek, KAMI Karawang Siap Turun ke Jalan

08/04/2026, 16:25 WIB Last Updated 2026-04-08T09:25:32Z
Presidium KAMI Karawang H. Elyasa Budianto (tengah).(foto: rm)


KARAWANG - Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Kabupaten Karawang bersama KAMI Jawa Barat berencana menggelar aksi unjuk rasa untuk mendesak aparat penegak hukum agar segera menuntaskan sejumlah kasus dugaan korupsi di wilayah Karawang.

Presidium KAMI Karawang, H. Elyasa Budianto, S.H., M.H., menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan atas lambannya penanganan kasus yang hingga kini dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.

“Aksi ini adalah bentuk tuntutan kami agar kasus-kasus korupsi di Kabupaten Karawang segera ditindaklanjuti dan diselesaikan secara transparan,” ujar Elyasa kepada wartawan melalui jejaring WhatsApp, Rabu 8 April 2026.

Ia mengungkapkan, KAMI Karawang akan bergabung dengan KAMI Jawa Barat untuk mendatangi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat guna menyampaikan aspirasi secara langsung.

Menurutnya, terdapat sejumlah kasus yang diduga mandek, baik di tingkat kejaksaan maupun di Komisi Pemberantasan Korupsi. Kasus-kasus tersebut, kata Elyasa, tidak hanya berskala kecil, tetapi juga mencakup dugaan korupsi besar yang berkaitan dengan proyek-proyek di daerah.

“Kami melihat masih banyak kasus yang belum ditangani secara maksimal, termasuk dugaan korupsi besar di Karawang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Elyasa menyebut pihaknya memberikan tenggat waktu hingga akhir April 2026. Jika tidak ada perkembangan berarti dari aparat penegak hukum, KAMI akan meningkatkan eskalasi aksi sebagai bentuk tekanan publik.

“Aksi ini menjadi peringatan agar penegakan hukum berjalan sebagaimana mestinya. Kami berharap ada langkah konkret dari aparat sebelum akhir bulan ini,” tegasnya.(*/np)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Geram Kasus Dugaan Korupsi Mandek, KAMI Karawang Siap Turun ke Jalan

Terkini

Topik Populer

Iklan