![]() |
| Anggota DPRD Provinsi Jabar H.Jenal Aripin saat tinjau langsung jalan di Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang, Selasa 7 Juli 2026.(foto: imn) |
KARAWANG – Ramainya sorotan publik terhadap proyek perbaikan jalan provinsi di Desa Tamansari, Kabupaten Karawang, mendapat respons langsung dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Jenal Aripin, S.E. Ia turun ke lokasi untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memberikan penjelasan terkait perkembangan proyek yang belakangan menjadi perbincangan masyarakat.
Kunjungan tersebut dilakukan setelah proyek jalan yang menjadi akses vital bagi warga Karawang Selatan ramai diperbincangkan di media sosial, termasuk melalui unggahan akun Pesona Karawang Loji.
Di hadapan masyarakat, Jenal Aripin menegaskan bahwa kehadirannya bukan untuk mengambil alih pelaksanaan proyek, melainkan untuk meluruskan berbagai informasi yang berkembang setelah namanya turut dikaitkan dalam pemberitaan di media sosial.
"Saya hadir di sini bukan dalam rangka menyelesaikan pekerjaan proyek, tetapi ingin meluruskan informasi yang beredar. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada pemilik akun Pesona Karawang Loji yang telah mengangkat persoalan ini sehingga saya bisa melihat langsung kondisi di lapangan," ujar H.Jenal, Selasa 7 Juli 2026.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan konsultan atau pengawas proyek, Jenal menjelaskan bahwa terhentinya pekerjaan bukan karena proyek dibatalkan, melainkan akibat kontraktor mengalami kendala fiskal yang membuat pekerjaan tidak dapat dilanjutkan sesuai jadwal.
Selain persoalan keuangan kontraktor, kenaikan harga material juga menjadi faktor yang memengaruhi pelaksanaan proyek. Menurutnya, proses lelang dilakukan pada 2025, sedangkan pelaksanaan fisik baru dimulai pada 2026. Rentang waktu tersebut menyebabkan terjadinya perubahan harga material yang dipengaruhi kondisi ekonomi global.
Jenal Aripin juga menerangkan bahwa proyek tersebut menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga pelaksanaannya menjadi kewenangan pemerintah pusat dengan koordinasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi dari pihak konsultan, saat ini proyek sedang memasuki tahap renegosiasi atau negosiasi ulang antara pihak-pihak terkait.
"Insyaallah pekerjaan jalan ini akan dilanjutkan. Saat ini tinggal menunggu proses renegosiasi selesai," katanya.
Ia berharap penjelasan tersebut dapat memberikan kepastian kepada masyarakat, khususnya warga Karawang Selatan, mengenai kelanjutan pembangunan jalan yang dinilai sangat penting untuk menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Menutup keterangannya, Jenal Aripin mengapresiasi masyarakat yang terus mengawal jalannya pembangunan, termasuk akun Pesona Karawang Loji yang dinilainya telah menyuarakan aspirasi publik terkait kondisi infrastruktur.
"Teruslah memberikan masukan dan mengawasi pembangunan. Semua kritik yang disampaikan dengan baik tentu menjadi perhatian demi pembangunan yang lebih baik untuk masyarakat Karawang," pungkasnya.(imn)



